Budaya Bermaafan Saat Lebaran

21.20

Hello!

Selagi masih dalam suasana lebaran, let me say, Eid Mubarak, for those who celebrate it. Mohon maaf lahir dan batin  #teteup

Tentang mohon maaf lahir dan batin, as I notice, lebaran ini agak kurang yang berucap seperti itu di SMS maupun chat yang saya terima. Mungkin karena 'meningkatnya' pemahaman orang tentang makna Idul Fitri yang sebenarnya, dan bahwa di Arab sana ga lazim bermaaf-maafan saat Idul Fitri. Banyak yang bilang, maaf-maafan kan nggak harus saat Lebaran. Minta maaf ya saat punya salah, langsung minta maaf.

Budaya maaf-maafan saat Lebaran sudah berkembang di Indonesia sejak entah kapan. Yang saya tahu sejak saya kecil, saat lebaran, sepulang sholat Ied kami bersalam-salaman dengan seluruh keluarga sambil minta maaf atas kesalahan yang kami buat sengaja ataupun tidak selama setahun sebelumnya. Dan saat budaya tersebut mulai meluntur sekarang ini, somehow saya baru merasakan maknanya. 

Memang sih, bermaaf-maafan saat lebaran itu bukan bagian dari hukum Islam, bermaaf-maafan saat lebaran itu bagian dari budaya orang Indonesia, terutama yang beragama Islam. Minta maaf memang baiknya dilakukan segera setelah kita berbuat salah, tapi sebagai manusia, saya pun sering nggak merasa berbuat salah apalagi minta maaf, terutama dengan orang terdekat: orang tua, saudara kandung, keluarga, sahabat, rekan kerja. 

Kalau kita buat salah dan langsung minta maaf itu wajar. Budaya bermaaf-maafan saat lebaran memberi kita kesempatan untuk meminta maaf dan meluruhkan kesalahan, dan mungkin rasa bersalah kita akibat kesalahan yang tidak disengaja atau tidak disadari sebelumnya, sekaligus kesempatan bagi orang lain untuk memaafkan kita dan melepaskan dendam atas kesalahan yang mungkin kita perbuat.

Lagipula, bermaaf-maafan kan hal yang baik. Lalu apa alasan kita untuk tidak melakukannya hanya karena dalam Islam tidak diajarkan untuk bermaaf-maafan saat hari lebaran? Kalo kata Cak Lontong, kenapa Anda tidak setuju padahal itu hal yang baik?

Agama Islam itu benar, budaya Arab, budaya Indonesia, budaya manapun belum tentu benar. Kita hidup di Indonesia, selama budaya tersebut baik dan tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam, saya rasa sah saja untuk dilakukan. Indonesia punya budaya bermaaf-maafan saat lebaran, seperti halnya India punya budaya Diwali menjelang lebaran. Semua bangsa punya caranya sendiri-sendiri untuk merayakan hari raya. Itulah kekayaan yang diberikan Allah SWT, agar kita saling mengenal satu sama lain.

You Might Also Like

0 comments