MOM

21.55

Here I am spending my free-Friday in front of computer, supposed to start working on my research proposal.


Mestinya, according to the plan that was made two-three months ago, hari ini saya ada di Mangli-Madyogondo, Magelang, sibuk wira-wiri bantuin anak-anak yang pada baksos. Cuman ya karena papa dan ibu ternyata jadwal haji nya maju dari perkiraan, yaaa... here I am

Semingguan ini temen-temen bujukin saya melulu buat ikutan kembak. Sumpah saya kepingin banget! Sampe saya ngemis-ngemis ijin dari ibu sama papa, minta masukan sepupu-sepupu. Arggghhhhh!!! Bahkan sampe kemarin pas hari-H anak-anak pada berangkat, saya masih aja dibikin kepingin setengah mati untuk ikutan kembak, nggak ketang cuman sehari. 

Tapi, semalem... Karena suatu hal, saya jadi sadar kalo kali ini saya mesti tahan ego saya. Banyaaaaaaakkkk banget yang harus dilakuin dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Sesuatu yang selama ini dikerjain ibu tanpa sekalipun mengeluh. Sesuatu yang bikin saya pingin nangis saking hectic nya. 

...

Being only you is easy. But being you, your husband's wife, your children's' mom, your parents' daughter, your siblings' sister, your patients' doctor, your students' teacher, your relations' relation, and your neighbors' neighbor at the same time is mentally hard. And that's what my mom is well-doing, with no complain, with her happy face, all the time. 
LOVE YOU, MOM :*

You Might Also Like

0 comments