Pilihanmu, Tanggung Jawabmu

06.51

Saya dapet cerita ini dari ibu beberapa hari yang lalu. Waktu itu lagi saya lagi nyupirin ibu dari rumah ke tempat praktek. 

Ibu cerita tentang koas di rumah sakit tempat ibu kerja. Si anak ini kebagian ujian dengan ibu. Ditanya-tanyain berkaitan tentang psikiatri, koas cowok ini nggak bisa jawab sampe berulang kali disuruh ibu keluar untuk belajar dulu, dan si koas ini masih aja nggak bisa jawab.

Karena gemes, ibu ngomong agak keras, "Kamu niat jadi dokter nggak sih, kok nggak mau belajar?" Nah, si koas ini malah curhat tentang dia yang tadinya nggak kepingin jadi dokter, tapi orang tuanya yang kepingin. Si koas ini ngaku kalo passion nya dia ada di musik. Dia bilang dia bisa mainin segala alat musik. Bahkan di sela kesibukannya kuliah dan koas, dia masih sempet ngasih les musik. "Terus kenapa kamu masuk kedokteran?" tanya ibu. "Karena saya pikir, kapan lagi saya bisa bahagiain orang tua saya? Mumpung ada kesempatan dan kemampuan, kenapa enggak?" jawab si koas. "Ya kalo kamu sudah milih begitu, kamu harus bertanggung jawab dong sama pilihanmu," jawab ibu, nohok. 

"Anaknya tadi sampe mbrambang gitu lho wi," kata ibu sambil keluar dari mobil, nggak sadar kalau anak di sampingnya itu sama mbrambangnya. 

You Might Also Like

0 comments