Dusta Putih

18.54


Semalem aku nonton Mario Teguh - Golden Way, temanya "Dusta Putih" ato "White Lie". Buat yang belom tau, dusta putih itu artinya berdusta untuk kebaikan, tapi, meminjam kata Pak Mario Teguh, seputih apapun dusta itu, pasti akan melukai.

Kalo dipikir-pikir, beberapa waktu yang lalu, aku juga melakukan dusta putih itu. Haha. Ceritanya, aku lagi naksir cowok yang kebetulan adalah mantan temenku. Aku dan temenku ini kenal cukup baik lah.

Dari awal, aku udah tau kalo cowok itu mantan dia dan dia juga masih suka sama si 'ex' ini, tapi aku cuman ngalir aja sama perasaan ini. Walopun, kadang-kadang ngerasa nggak enak, karena di balik sikapku yang dukung dia buat balikan, aku juga berkeinginan 'ngembat' si 'ex'.

Akhirnya, si temenku ini tau dan dia nanya-nanya kenapa aku bisa suka, segimana perkembangannya, sekarang masih suka ato enggak. Mmmm. Pertanyaan pertama dan kedua, aku jawab jujur, aku nggak ngerti kenapa suka dan nggak ada perkembangan apapun. Hahaha. Poor me. Tapi, yang ketiga, aku bilang ke dia aku udah nggak ada rasa, padahal sih masih, walopun setitik. Hihi. Ya, aku nggak mau aja gara-gara ini, aku jadi musuhan sama dia. Lagian, gara-gara cewek ini pula aku jadi ngeper alias nggak berani move on, dia sangat setia, beda banget sama aku. Haha.

P.S.
buat yang ngerasa aku dustai: well, aku ngaku, bohong bilang udah ngga suka lagi, mungkin masih ada rasa, tapi nggak gede-gede amat lah, tergantung situasi, bwehehe. Yang jelas, kita berdua tau, 'dia' emang adorable, agree??

*pic taken from here

You Might Also Like

0 comments