What He Didn't Know

07.35

Suatu hari, dalam perjalanan kami di dalam mobil, radio memutar lagu lama dari Oasis - Don't Look Back in Anger. Spontan saya ikut nyanyi karena anaknya ngga bisa diem kalo denger lagu yang familiar. Le hubby yang ikut nyanyi juga mendadak kaget dan tanya, "Kok kamu tahu lagu ini?"

Setelah bertahun-tahun kenal saya, Rijdzuan kenal musik-musik yang saya suka, musik-musik top 40 yang diputer terus-terusan di radio. Bukan BritPop yang 'cuma' dingertiin sama orang-orang tertentu. Dan dia cukup heran, kok bisa nih cewek ngerti lagunya Oasis selain Wonderwall? Yes, siapa yang nggak ngerti Wonderwall secara dia pernah dimashed-up sama Boulevard of Broken Dreams nya Greenday.

"Taulah!" jawab saya dengan bangga. Psssst, saya tahu bukan berarti saya orang yang ngerti BritPop. Saya tahu karena bertahun-tahun lalu ketika lagi minta doa restu guru SMP menjelang UAN SMA, saya pinjam hape seseorang dan diam-diam kirim semua lagu di galeri hapenya ke hape saya lewat bluetooth. And that someone is now my husband :))

Sejak itulah saya kenal Oasis, Adhitia Sofyan, dan Jubing Kristianto, some of his favorite musicians. Dan saya ikut menikmati musik mereka walaupun awalnya sama sekali asing.

Nah, jangan-jangan nih, Rijdzuan tertarik sama saya karena punya selera yang sama? Padahal saya nya yang diam-diam cari tahu selera dia dan jadi ikutan suka. Jangan-jangan, setelah dia tahu, saya dianggap memanipulasi dia. Wah gawat! Tapi bener juga sih. Hahaha :)) 

Yang jelas, hikmahnya adalah cinta butuh perjuangan, cie... Termasuk berjuang untuk cari tahu apa yang dia suka dan belajar untuk ikut menikmatinya. Karena kalo udah nikah gini, tapi masih nggak mau berusaha untuk mengerti dan ikut menikmati, yang ada berantem mulu karena beda selera. Sama-sama aja, kalo mau dingertiin, ya harus mau mengerti ;)

You Might Also Like

0 comments