Christina Perri's

03.58

Hello! When I scrolled around my folders last night, I found this sincere post I wrote about a year ago. And I want to share it with you. Check this out.


--

Barusan Smule-an duet lagu Arms nya Christina Perri sama orang asing. This one is my favorite! Kenapa? Karena saya merasa lagunya agak menggambarkan pengalaman saya dengan pasangan. Dan kemudian saya menyadari atau ngepaske kalo lagu-lagunya Christina Perri itu ibarat cerita ngegambarin perasaan saya tentang pasangan sejak awal sampai sekarang <3 span="">

1. Jar of Hearts

Pas belum pacaran dulu, alias masih temenan deket, saya sering merasa entah ge er entah beneran, si pasangan ini kadang kayak suka sama saya, kadang kayak ngasih harapan, tapi eh ternyata PHP. Setidaknya saya merasa begitu, gimana ya, emang pada dasarnya perempuan sifatnya baperan dan laki suka tanpa sadar ngasih harapan. Berkali-kali merasa terbang, kemudian dibanting dan pecah berkeping-keping, lagu ini ngegambarin rasa marah dan kecewa saya saat si pasangan yang waktu itu masih jadi teman dekat kok kayaknya deketin saya lagi. Padahal Cuma mau curhat doang. Huft. Hahahah dasar tukang GR!

2. Arms

Waktu akhirnya saling mengungkapkan, melangkah ke step berikutnya (baca: pacaran), dan mengenal lebih jauh lagi, instead of feeling awkward, malah merasa sangat nyaman. Dan rasanya lega banget akhirnya bisa membuka diri dan jadi merasa di rumah. Walaupun udah temenan bertahun-tahun ternyata masih banyak hal yang baru kami tahu tentang satu sama lain. Rasanya kadang takut untuk tahu dia yang sebenarnya, begitu juga takut kalo dia tahu saya yang sebenarnya. Tapi, ternyata bisa saling menerima dan makin sayang :"

3. A Thousand Years

Kadang kita saling mengklaim siapa yang suka siapa duluan dan siapa yang akan sayang lebih lama. Nggak jarang juga kita takut ditinggalkan satu sama lain, terutama kalau kami akan pindah ke suatu situasi baru, lingkungan kerja baru, lingkungan pertemanan yang baru. Saya selalu inget lagu ini pada saat-saat itu. Saya udah sayang sama dia sejak bertahun-tahun lalu, bahkan tanpa dia tahu, dalam banyak situasi, dan dikelilingi banyak pilihan. Tapi nggak ada yang seperti dia. Saya memilih dia seperti nggak ada pilihan lain. Saya sayangnya sama dia karena hanya dia yang membuat saya nyaman. Walaupun beberapa kali mencoba kenal dengan orang lain, tapi di saat-saat itu saya merindukan dia yang tanpa perlu berbuat apapun sudah buat saya nyaman. Jadi, kenapa ragu? Perasaan saya nggak akan berubah walau seribu tahun lagi.

4. Be My Forever

Dan setelah semuanya... I want to propose him with this song! This is all I can think when I first heard this song. Be my forever, be my forever, be my forever ~

 I love you, Rijdzuan. Semoga Tuhan menjodohkan kita, Aamiin...

--

PS. Insya Allah sekarang sudah berjodoh :)

You Might Also Like

0 comments