Pintu Harmonika

18.04

Diadaptasi dari skenario film dengan judul yang sama, Pintu Harmonika karangan Clara Ng dan Icha Rachmanti bercerita tentang kehidupan di sebuah komplek Ruko di Jakarta. Cerita dituliskan dari sudut pandang tiga anak berbeda usia: Rizal, Juni, dan David.

taken from here

Rizal adalah yang tertua di antara mereka. Ayahnya adalah pemilik ruko kelontong. Rizal digambarkan sebagai anak SMA yang baik, rajin membantu ayahnya, suka menulis, ganteng, atletis, dan tukang pencitraan. 

Juni tinggal di sebelah ruko Rizal. Ayahnya memiliki usaha sablon. Juni sendiri adalah anak yang pintar, suka membaca serial detektif, jutek, dan korban bullying di sekolahnya. 

David, anak SD yang nggak mau dianggap anak kecil, pintar main piano, dan juga suka membaca serial detektif. Mamanya punya toko kue yang terkenal dengan angel cookies nya. 

Ketiganya sangat suka bermain di tanah kosong belakang ruko. Walaupun penuh ilalang dan agak berbau pesing, tempat itu memberikan kedamaian untuk mereka bertiga. Itu sebabnya mereka menamai tanah kosong itu Surga. 

Suatu hari Surga hendak dijual oleh pemiliknya dan mereka bertiga yakin harus mempertahankan Surga itu. Bagaimana usaha mereka untuk mempertahankan Surga? Bagaimana juga nasib Rizal saat pencitraannya terbongkar, Juni yang diskors dari sekolahnya, dan David yang terus menerus mendengar suara aneh dari atap rumah? Naaah... Baca sendiri ya! Seru, lucu, dan bikin terharu :)

You Might Also Like

0 comments