Akhir dari Panum :"

22.02

Akhir-akhir ini, tiap minggu saya selalu cerita tentang panum ini panum itu, akhirnya Kamis lalu panum atau kepaniteraan umum itu berakhir. Satu stage sudah terlewati, kami masih punya PBL (yang sampai saat ini saya belum hafall kepanjangannya) dan ujian hasil penelitian sebelum melangkah ke jenjang komuda. I'm really excited about this.


Nggak terasa 9 minggu yang selalu saya hitung mundur setiap hari Senin dan Kamis akhirnya berakhir. 9 Rabu sore yang panik dan 9 Kamis siang yang lega terlewati. Saya selalu selalu selalu khawatir, panik, dan ketakutan sebelum suatu hal terjadi.  Dari hal simpel sampe hal yang emang kompliketet (hahahaha, maafkan saya karena merusak bahasa :P). Tapi, toh semua pada akhirnya kelar juga kan dan saat semuanya selesai kadang malah ada rasa kangen dan pingin hal itu terulang lagi. Kalo jampi-jampinya Raras sih, "this too will pass." 

Oke, jadi intinya panum selesai. Ujian tiap hari Kamis yang bikin deg-degan tapi exciting itu juga selesai. Dan tinggal tunggu hasilnya aja. Saya nggak ngerti nanti hasilnya bakal gimana, tapi saya sudah berusaha sebaik-baiknya. Dan kalopun nilainya nggak A, saya tau saya sudah dapat jauh lebih banyak daripada itu: pengalaman klinis dan spiritnya. Tiap minggunya kami diingatkan kembali teori yang sudah dipelajari 7 semester lalu dan dilatih untuk terampil mempraktekkan pemeriksaan yang menunjang teori itu oleh tutor-tutor. Dan (hampir) semua tutor melatih kami dengan cara yang menyenangkan, seru, dan membuat kami termotivasi untuk jadi dokter yang sehebat mereka atau lebih hebat lagi. Nggak cuma tutor, bahkan pegawai-pegawai kampus lain juga berjasa banget tiap pagi nyiapin manekin dan alat-alat lain yang kita butuhkan. Dan semuanya mereka lakukan dengan muka yang selalu tersenyum ikhlas, sapaan yang hangat, dan hal-hal lain yang memotivasi kami untuk tidak menyia-nyiakan kerja keras mereka. Dan temen-temen! Mereka yang bersedia jadi probandus di kelas, jadi bahan belajar temen sekelas, mereka yang jadi partner saat berlatih maupun ujian,  mereka yang saling berbagi pengalaman dan tips-tips ngadepin penguji tertentu, mereka yang rajin nyatet dan rela catetannya dikopi. I love you and appreciate you all! *hug and kiss*

PS. Nggak terasa sudah setengah jalan ya, Medusa, dan jalan kita di depan agaknya lebih kasar dan bergelombang. Tetap semangat dan kompak ya, semoga kita bisa lempar toga dan disumpah bersama :)

You Might Also Like

0 comments