OSCE Panum Week Two

04.00

Finish second OSCE! Oh my dear God, for about 8 weeks, Thursday afternoon will be the only thing I wait every week. 

OSCE Panum modul IKA ini membuat saya merasa failed dan kudu cepet-cepet berbenah. Saya nggak nyicil selama tiga hari dan kemarin sehari sebelum ujian dimana saya punya banyaaaaaak waktu untuk latihan anamnesis dan pemeriksaan fisik malah banyak saya pake buat tidur dan nonton film (demi apa semalem di tivi ada film box office). Ngek. 

Tadi saya dapet giliran kloter pertama dan tadi itu mulainya lebih pagi dari biasanya, padahal saya bangun sama siang seperti biasanya. Keburu-buru, nggak sarapan (sejujurnya saya nggak berani -padahal butuh- sarapan sebelum ujian karena takut mules). Baru mau latihan sama temen, udah dipanggil disuruh masuk. Kasusnya diare, oke nggak sulit. Selama ujian sih ngerasanya fine aja walopun mesti berhenti sebelum selesai karena waktunya habis. Dan waktu ngumpul sama temen baru deh sadar kurangnya buanyaaaaaaaak banget, banyak hal nggak saya tanyain waktu anamnesis dan yang fatal adalah saya lupa periksa tanda vital: nadi, tekanan darah, frekuensi napas, suhu, dan saturasi oksigen. Saya juga lupa periksa komplikasi diare: dehidrasi. Introspeksi diri, saya yakin banget kalo pasti nggak lulus dan disuruh ngulang. Dan bener, saya ngulang.

Dosen yang kedua ini baikan, menurut saya. Sebelum mulai, saya dikasih tau kurangnya di ujian sebelumnya itu saya di bagian mana, trus perbaikan-perbaikan apa yang harus saya lakuin di ujian selanjutnya. Saya merasa beberapa pertanyaan yang sebelumnya terlewatkan, nggak alpa saya tanyain di ujian yang kedua kali ini. Tapi nggak tau kenapa juga, at some point, saya merasa blank dan cuma menatap ibu dosen penguji dengan pandangan 'habis-ini-apa'. Pemeriksaan yang penting juga nggak saya lewatkan, malah beberapa pemeriksaan lain yang nggak terlalu penting tapi sebaiknya saya lakukan (dan emang saya lakukan di ujian pertama) malah nggak saya lakukan. Masih nggak perfek juga sih, tapi saya merasa yang kedua ini lebih baik, walaupun di pertanyaan tambahan mengenai terapi diare nya saya ngeblank lagi. Ah! Benerin ah belajarnya! Nggak mau kayak gini lagi!

GOOD LUCK, TIWI! Gagal sekarang nggak berarti nggak bakal bisa jadi AN AWESOME DOCTOR :)


"Supaya pede, tenang, dan nilainya bagus, paham aja nggak cukup. Kamu harus paham banget!" - Ibu

PS. Tergoda banget untuk ngikutin tips persiapan OSCE dari http://amaliahharumi.blogspot.com/2012/09/apa-itu-osce.html 

You Might Also Like

0 comments