Review: Rumah Dara

20.39

Kira-kira hari Kamis yang lalu, tanggal 21 Januari 2009, saya nonton di Citra 21 sama temen saya. Kita nonton RUMAH DARA. Saya udah ngerti review nya dari Show Biz dan kayaknya film ini oke banget. Lain daripada yang lain. Yah, semua juga tau Indonesia jarang ada film thriller yang juga layak tonton.


Rumah Dara besutan Mo Brothers ini udah ngetop duluan di kancah internasional. Shareefa Daanish yang memerankan Dara bahkan berhasil menyabet Best Actress untuk film ini dalam Puchon Internasional Fantastic Film Festival (PiFan) tahun 2009 lalu. Film yang punya judul internasional "MACABRE" ini sudah terbukti layak tonton.
(wew, bahasa saya formal banget)

Oke. Jadi ceritanya, Adjie dan Astrid yang lagi hamil bakal pindah ke Australia. Suatu malem, dianter tiga temennya dan Ladya (Julie Estelle), adik Adjie, mereka berangkat dari Bandung ke Jakarta.



Di perjalanan, ada cewek yang ngakunya habis dirampok. Karena udah malem dan hujan, Astrid nggak tega ngebiarin cewek itu pulang sendiri dan nawarin tumpangan. Akhirnya mereka nganterin cewek itu, yang ternyata bernama Maya, pulang ke rumahnya.

Sampai di rumah Maya, mereka diajak mampir untuk bertemu Dara (Shareefa Daanish), ibu Maya. Mereka (terpaksa) mau dan dijamu makan malam.

Nah, mulai dari acara makan malam itu berlanjut kejadian2 sadis yang lebih baik kalian tonton sendiri. Yang jelas ini film serem banget. Bener2 becek. Saya aja yang hampir nggak pernah teriak tiap nonton film serem, teriak2 histeris sepanjang film ini. So, check your mouth first. Hehehe.

Selamat menonton...


P.S. Nggak bakal nyesel nonton film ini :)

You Might Also Like

0 comments