Part 11 - Between Toyota, Dept. Store, and Bad Cough

06.17

Part 11.

[Selasa, 11 Desember 2007]


...

Oke.. Ini adalah lanjutan catatan perjalananku selama di Jepang, hampir dua taun yang lalu. I have promised you to tell 23 great days of my life!!
Pagi hari di Royal Park Inn, aku lewati dengan breakfast yang biasa-biasa aja. Roti, waffel, kentang, sosis, saus tomat, susu, dan jus jeruk. Yang jelas, no mineral water. Entah kenapa susah banget cari air mineral di sana kecuali di Circle K.

Sekitar jam 08.00, kita berangkat menuju Toyota City. Yap! Toyota City adalah sebuah kota di Prefektur Nagoya, Jepang, yang memproduksi mobil bermerk Toyota. Aku yakin kalian ngga perlu penjelasan mobil Toyota itu yang kayak gimana kan?? Dan ternyata.... Di Toyota City ini, 93% penduduknya punya mobil bermerk Toyota.


Oke, aku nggak akan ngejelasin kalian tentang asal mula Toyota. Aku beneran nggak nyangka bakalan ke sini. Oke, aku selalu pengen bisa ke Jepang, tapi nggak pernah sekalipun mimpi untuk ke pabriknya Toyota. It was far beyond my dream. Ke Astra Indonesia, tempat ngrakitnya aja nggak pernah, malah langsung ke pabriknya.. Thank God!! I'm so proud of it..
Ternyata, Toyota punya tiga pabrik utama, yang salah satunya di Nagoya itu. Selama di Toyota, kita dibolehin tour ke dalem pabriknya, tapi of course, no handycam nor camera. Kita bisa liat pas mobil itu cuman rangkanya doang, terus ada robot-robot yang masang pintunya, kap mobil, ban, dll. Wow!! Setelah itu, kita dikasi kesempatan buat liat-liat koleksi Toyota Kaikan alias Museum Toyota. I have some pictures, check it out..



Robot Toyota yang siap menyambut dengan terompetnya. *fyi, di toyota kaikan ada teater untuk pertunjukkan musik robot-robot toyota. ada yang maen biola, terompet, drum, sama piano. keren banget pokoknya! sayang, teater itu termasuk area no handycam, no camera.*


Demo prototype mobil satu penumpang, bentuk nyaman dari sepeda motor.


Prius, paling ngetop di antara mobil hybrid.


Mobil balap F1 produksi Toyota.


Crown Majesta, sooo luxurious.

Dari Toyota Kaikan, kami bertolak menuju restoran nggak jauh dari situ untuk lunch. Restoran ini ada di sebelah Museum Maritim Nagoya yang bentuknya kayak kapal. Lunch siang itu adalah makanan dingin. Semuanya! Termasuk ayam goreng, sayuran, dan juga teh nya.

Selese makan, kita harus segera masuk bus. Sebenernya, daerah sekitar restoran itu strategis banget buat foto-foto secara ada taman gede dengan bangku-bangku panjang plus pohon-pohon dengan tinggi yang hampir sama plus daun-daun yang berguguran. Sayangnya, turun ujan. Dan ujan di musim dingin beneran sedingin es. Berasa kejatuhan es batu kecil-kecil deh.

Di depang Museum Maritim Nagoya, yang bentuknya kapal itu loo..

Di dalem bus, aku yang emang lagi flu, mendadak ngerasa tenggorokan gatel banget. Pengen garuk rasanya. Nggak enak juga kan kalo batuk-batuk terus, sementara temen-temen yang laen pada tidur? Akhirnya aku ambil aja obat gatel yang aku bawa dari Indonesia. Aku mengasumsikan, gatel tenggorokan sama aja gatel kulit, cuman kulit bagian dalem. Akhirnya, aku minum obat itu (tanpa air putih) langsung telen, tidur, dan pas bangun udah sehat wal afiat!

Sampe di AEON Mall, aku sama Mbak Zarah cuman jalan-jalan. Beli notes lucu. Sempet mau beli tas. Tapi, mahal banget. Takut uang nggak bersisa (dan in the end, aku nyesel banget ngga beli tas itu karena uangku sisa banyak). Dekorasi mall untuk Christmas udah keliatan di mana-mana. Interior penuh hiasan merah dan emas. Lagu-lagu natal bergema di mana-mana. Humm.. Aku suka banget suasananya.

Sebelum balik ke hotel, kita sempet makan di restoran All You Can Eat. Ini pertama kalinya aku makan di restoran kayak gitu. Asyik banget!! Tinggal comot sana-sini, masak sendiri, terus makan deh.

Aku sempet kaget pas liat anak-anak Aussie makan. OMG!! Nothing but meat, meat, and meat!! Lengkap dari ayam, sapi, sampe babi. Hehehe.. Pantes badannya gede-gede. *lho?

Aku duduk semeja sama Mbak Zarah, Reza, dan Pak Heru. Dan, huhuhu, mereka makan es krim! Lots and lots of ice cream. Aku sadar diri, lagi sakit, nggak mau makan es krim. Tapi, Mbak Zarah dan Reza ngegodain terus, pake melet-melet pula pas makan es krim. Akhirnya, aku ngacir ambil es krim 2-3 scop dan aku hajar tanpa ampun.

You Might Also Like

0 comments